F.A.Q Freshpack Plastik Vacuum

Berikut ini beberapa hal yang sering kali ditanyakan mengenai kemasan vacuum.

Q: Apakah dengan menggunakan vacuum produk saya akan lebih awet?

A: Ya, karena dengan menghilangkan oxygen bakteri aerob (hidup dengan oxygen) tidak dapat berkembang biak, sehingga produk kita tidak bisa di rusak oleh bakteri ini.

Q: Mengapa jika sudah di vacuum dan di biarkan di suhu ruangan, daya tahan produk tidak seawet jika kita masukkan ke dalam kulkas/freezer?

A: Ada 2 jenis bakteri di sekitar kita yakni aerob (hidup dengan oxygen) dan anaerob (hidup tanpa oxygen). Untuk kemasan vacuum ini, bakteri aerob tidak dapat berkembang biak sedangkan bakteri anaerob masih dapat berkembang biak. Maka dari itu untuk memperlambat bakteri anaerob untuk berkembang biak, produk tersebut harus di masukkan ke dalam kulkas/freezer.

Q: Berapa lama produk kita bisa awet jika divacuum?

A: Kita tidak dapat memastikan berapa lama daya tahan (shelf life) produk tersebut dikarenakan setiap produk pasti akan berbeda beda, maka dari itu kita harus melakukan trial sendiri. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor (bahan baku, suhu, cara proses, kebersihan, dll).

Q: Wah, saya masih bingung. Bisa beri contoh saja misalnya daging yang masih segar?

A: OK, kita anggap daging yang masih segar dan faktor lain kita anggap semuanya dalam kondisi baik juga.

  • Daging tanpa vacuum dan di letakkan di suhu ruangan bisa bertahan 1 sampai 2 hari.
  • Daging tanpa vacuum dan di masukkan ke dalam freezer (beku) bisa bertahan 1 sampai 3 bulan.
  • Daging dengan vacuum dan di letakkan di suhu ruangan bisa bertahan 2 sampai 3 hari.
  • Daging dengan vacuum dan di masukkan ke dalam freezer (beku) bisa bertahan 6 bulan sampai 1 tahun.

freshpack

Q: Kalau begitu daging kita bekukan juga bisa tahan cukup lama, saya rasa sudah cukup kalau bisa bertahan selama itu. Jadi apa gunanya kita vacuum, bukankah malah menjadi pemborosan?

A: Memang jika dilihat dari daya tahan produk sudah cukup jika kita produk kita adalah fast moving product. Tetapi yang hal yang membuat produk kita lebih baik jika divacuum adalah rasa (taste) dari produk tersebut. Sebagai contoh jika daging kita vacuum dan di bekukan, struktur daging akan tetap terjaga, rasa tetap terjaga, dan juga nilai gizi produk tidak jauh berkurang jika dibandingkan produk yang tidak divacuum (biasanya hilang terbawa air dalam proses pencairan).

Q: Jika saya mau membeli, plastik vacuum ini dijual kiloan atau lembaran ya?

A: Plastik vacuum selalu dijual lembaran, jika anda yang jual dalam kiloan maka plastik tersebut biasanya plastik reject (kualitasnya tidak baik).

Q: Kualitas tidak baiknya bagaimana ya?

A: Biasanya ada cacat di plastiknya, bisa jadi di seal samping, ada bocor di tengah plastik, bentuk tidak rapi, dll.

Q: Lalu ketebalan plastik yang cocok untuk saya apa ya?

A: Untuk produk yang tidak memiliki permukaan yang kasar seperti daging, bakso, sosis, pempek, dll, ketebalan 75 micron sudah lebih dari cukup.

Q: Kalau saya mau beli, bagaimana saya bisa tahu ukuran yang pas untuk produk saya?
A: Untuk perhitungan plastik vacuum, misalnya 20cm x 30cm. Ini adalah ukuran kotor dan harus di kurangi 1cm di kiri, kanan dan bawah untuk seal pabrik. Jadi efektif ukuran 18cm x 29cm, dan biasanya diberi jarak 3cm untuk proses vacuum dan seal.

Dibawah ini ilustrasinya:

F.A.Q Frashpack Plastik Vacuum